BOOKS

FOREVER MONDAY: “Aku terjebak di hari Senin bersamamu selamanya…”

re_buku_picture_88244

Pengarang          : Ruth Priscilia Angelina

Penerbit              : PT. Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2014

Halaman             : 320 halaman

Rating                 : 7.5

SINOPSIS

Ingga akhirnya mendapatkan hari Senin untuk menjadi pacar Eras, playboy yang punya begitu banyak pacar, satu gadis untuk satu hari. Sampai Ingga bertemu Kale, playboy lainnya yang berparas tampan. Kale mengubah hidup Ingga, memberikan warna di hari-hari kelam gadis itu, mengajarinya bagaimana bersenang-senang dan bagaimana menyayangi dirinya sendiri. Kale membuat hati Ingga jungkir balik, membuat dunia gadis itu porak-poranda dengan segala kasih sayangnya yang aneh. Namun itu bukan berarti Ingga telah berpaling dari Eras. Gadis itu  tetap mencintai Eras. Bahkan sampai pada saat Kale memintanya secara resmi untuk menjadi pacarnya, Ingga tetap mempertahankan posisinya sebagai pacar hari Senin-nya Kale. Hari-hari bergulir, di samping kisah cinta yang rumit, fakta demi fakta bermunculan. Fakta bahwa Eras dan Kale dulu adalah sahabat dekat. Dendam lama yang disimpan rapi selama bertahun-tahun belakangan kini menuntut pembalasan. Pembalasan yang akan menghancurkan hidup Ingga dan orang-orang yang disayanginya.

 

Gw pertama kali tertarik karena lihat desain covernya yang simple, unik, namun mampu mengundang tanda tanya mengenai jalan cerita novel ini.

“Dunia punya begitu banyak suara indah. Saya suka suara ibu, bisingnya orang lalu-lalang, gesekan pulpen di atas kertas, dan suara sahabat yang berseru heboh saat bermain Play Station dengan saya. Tapi, ada suatu suara yang paling saya suka. Suara detak jantung kamu” – Eras Uparengga –

Sepenggal phrase yang ditampilan dibagian prolog sukses membuat gw tersentuh dan semakin bertanya-tanya ini novel ceritanya tentang apa sih?

Ingga Yatalana cuma ingin satu hari, Senin.

Eras Uparengga cuma butuh satu pengakuan, Cinta Ibunya.

Kale Samapta cuma butuh satu orang dalam dunianya, Ingga.

Rara Andari cuma mengejar satu hal selama hidupnya, Kasih sayang Ayahnya.

Adinata Sakti cuma tahu satu hal, Balas dendam.

Ingga Yatalana dan adiknya, Gino Airlangga, ditinggal mati oleh ayah dan Ibunya. Akhirnya Ingga dan Gino tinggal bersama Eras Uparengga, yang sesuai dengan wasiat ayah Ingga, memberikan hak asuh mereka kepadanya termasuk perusahaannya, Panah Nusantara. Ingga sangat mencintai Eras hingga mengemis-ngemis untuk bisa mendapatkan satu hari dalam seminggu untuk menjadi pacarnya. Eras memberinya hari Senin, hari yang sangat dibenci Eras. Namun begitu, Ingga tidak keberatan selalu mendapatkan perlakuan sinis dari Eras. Gino sangat menentang cinta gila kakaknya, Ia sulit menerima kehadiran Eras sebagai wali dan penerus perusahaan papanya sehingga ia memutuskan untuk jarang pulang kerumah. Dibalik sifatnya yang pendiam, Ingga mempunyai trauma masa lalu berkaitan dengan kematian Ayahnya, yang menyebabkan Ia bisa melakukan histeria dan melakukan hal diluar nalar.

Ingga mempunyai sahabat, Rara Andari yang selama hidupnya hanya dijadikan alat oleh Ayahnya, Adinata Sakti untuk mencapai keinginannya. Walalupun selalu dipukuli dan dijadikan pertaruhan bisnis, Ia selalu menuruti keinginan Ayahnya demi mendapatkan kasih sayangnya, yang ironisnya sampai akhir pun tidak pernah didapatkannya. Kali ini pun, Rara di persiapkan untuk memikat Kale Samapta penerus perusahaan Earth Line.

Sayangnya, Kale Samapta malah tertarik kepada Ingga, yang dianggapnya berbeda dengan mantan-mantannya selama ini, yang terkadang merupakan mantan Eras juga. Ternyata, Kale dan Eras dulunya merupakan sahabat baik. Namun, kehadiran cewek bernama Sandra dan kisah cinta diantara mereka menghancurkan tali persahabatan tersebut.

Kale memberikan warna baru dalam hidup Ingga yang sepi. Bagaikan matahari, Kale selalu menyinari Ingga dengan perasaan cintanya yang tidak ditutup-tutupinya. Kale menerima Ingga apa adanya bahkan ia tidak keberatan dengan status Ingga sebagai pacar hari senin Eras ataupun kenyataan bahwa Ingga lebih mencintai Eras daripada dirinya

Cerita pun mengalir dengan cepat, sedikit demi sedikit segala misteri yang terselubung pun mulai dibuka. Bagaimana trauma Ingga pun akhirnya meledak ketika Gino, Rara dan Kale menyiapkan surprise Birthday di rumah lamanya dan Ingga pun hampir membunuh Kale. Bagaimana misteri kematian Ayah Ingga terkuak, Adikara Sakti mati di tangan adik kandungnya sendiri, Adinata Sakti. Bagaimana kenyataan mengejutkan terbongkar bahwa Eras dan Rara adalah saudara kandung. Kejamnya seorang Ayah yang hanya mementingkan pembalasan dendam daripada perasaan anak kandungnya. Bagaiman perjuangan seorang anak demi mendapatkan kasih sayang Ayahnya. Setiap perasaan yang dialami tokohnya terasa menyayat hati dan miris abis *huhuhu*

Kebencian dan aura kenegatif-an dari dialog-dialognya anehnya justru mempertegas perasaan cinta yang sebenarnya kuat, terutama pada sosok Eras dan Rara. Novel Forever Monday merupakan novel yang beraliran dark, bertempo cepat, sarkastik, dan penuh misteri. Semakin akhir cerita semakin terbuka selubung misteri yang terkadung didalamnya. Bermula dari dendam antara dua saudara kandung, Adikara Sakti dan Adinata Sakti, akhirnya harus menodai kehidupan anak-anak mereka dengan luka dan air mata, bahkan nyawa.

Cinta itu mahal. Untuk mendapatkannya terkadang kita harus membayar mahal, sangat mahal bahkan dengan nyawa. Penulis disini mempertahankan konsep “cinta itu mahal harganya” bahkan sampai pada ending-nya yang tak terduga!

Gw benernya paling benci cerita Sad Ending. Novel ini tidak terkecuali, super Sad Ending. *Sigh..!!* tapi gw salut dengan Penulis yang mampu menyajikan cerita yang menyayat hati hingga sampai ke Epilog-nya walaupun secara realitas mungkin ada beberapa bagian yang gw anggap ga perlu terjadi dan tokoh-tokohnya bisa mengecap kebahagian sedikit lebih banyak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s