MOVIES

PINOCCHIO: “Antara hati nurani dan intergritas seorang Reporter”

Pinocchio_2560x1440_wallpaper

PINOCCHIO

Pemain utama :

Lee Jong Suk [Ki Ha Myung/Choi Dal Po]

Nam Da Reum [Young Ki Ha Myung/Choi Dal Po]

Park Shin Hye [Choi In Ha]

No Jung Ui [Young Choi In Ha]

Kim Young Kwang [Seo Bum Jo]

Lee Yoo Bi [Yoon Yoo Rae]

Jin Kyung [Song Cha Ok]

Byun Hee Bong [Choi Gong Pil]

Yoon Gyu Sang [Ki Jae Myung]

Shin Jae Ha [Young Ki Jae Myung]

Shin Jung Keun [Choi Dal Pyeong]

Lee Jung Sung [An Chan Soo]

Kim Hae Sook [Park Ro Sa]

Lee Pil Mo [Hwang Gyo Dong – News captain YGN]

Min Sung Wook [Jang Hyun Gyu – reporter YGN]

Choo Soo Hyun [Im Jae Wan – Kameramen YGN]

Kang Shin Il [Lee Young Tak – Director YGN]

Kim Kwang Kyu [Kim Gong Joo – News captain MSC]

Kim Young Hoon [Lee Il Joo – reporter MSC]

Lim Byung Ki [Yeon Doo Young – Director MSC]

Yoon Seo Hyun [Lee Joo Ho – Kameramen MSC]

Genre                  : Drama, Romance, Journalistik

Episode               : 20

Rating                 : 9.3

SINOPSIS:

Tahun 2000, Ki Ha Myung mempunyai kehidupan yang bahagia dengan orang tua dan kakak laki-lakinya, Ki Jae Myung, sampai Ayahnya, Ki Ho Sang, seorang kapten pemadam kebakaran meninggal dalam sebuah insiden penyelamatan disebuah pabrik tua yang juga menyebabkan kematian beberapa crew-nya. Ketika mayat Ki Ho Sang tidak ditemukan, media berspekulasi dan berasumsi mengenai kasus yang sedang terjadi. Dalam perjuangannya untuk mencapai rating tinggi, reporter MSC yang berhati dingin dan perhitungan, Song Cha Ok mengindikasikan bahwa Ki Ho Sang masih hidup dan bersembunyi karena bertanggungjawab atas kematian anggotanya. Laporan ini menyebabkan Keluarga Ki menjadi sorotan negative dari tetangga dan menjadi objek sorotan media secara nasional. Istri Ki Ho Sang memutuskan untuk bunuh diri dengan membawa Ki Ha Myung bersamanya. Ki Jae Myung menyalahkan kematian dan kehancuran keluarganya pada media, terutama Song Cha Ok.

Namun, Ki Ha Myung diselamatkan oleh Choi Gong Pil, seorang tua baik hati yang tinggal di Pulau Hyangri. Gong Pil yang kehilangan ingatan (karena mungkin Azheimer atau trauma) menganggap bahwa Ha Myung adalah Choi Dal Po, anak tertuanya yang meninggal 30 tahun yang lalu. Dia pun mengadopsi dan menempatkannya dalam keluarganya sebagai anak tertua Choi Dal Po. Ha Myung yang tidak mempunyai siapa-siapa lagi menerimanya. 5 bulan kemudian, Choi Dal Pyung, anak kedua Gong Pil dating bersama anaknya Choi In Ha dan hidup bersama. Mereka harus menghormati dan memanggil “Kakak” dan “Paman”. Choi In Ha mempunyai “sindrom Pinocchio” yaitu ia akan mengalami cegukan bila ia berbohong dan berhenti bila ia mengatakan yang sebenarnya. In Ha mengidolakan ibunya, Song Cha Ok dan membenci kenyataan bahwa ia harus hidup di pulau terpencil. Persahabatan terjalin antara Dal Po dan In Ha sampai akhirnya mereka tumbuh dewasa. Choi In Ha mengejar impiannya menjadi reporter TV dan Dal Po bekerja sebagai sopir taksi. Melihat In Ha yang gagal untuk ke36x dan mendapat penolakan dari Ibunya, Dal Po memutuskan untuk mendukung In Ha dengan mengajaknya bersama-sama menjadi reporter. Mereka belajar dan mendaftar bersama dalam YGN blind audition, namun hanya Dal Po yang diterima. Sementara itu, MSC memutuskan untuk menggunakan In Ha dalam rangka menaikkan kredibilitas perusahaannya yang kalah dengan YGN. Choi In Ha dan Seo Bum Jo untuk MSC dan Choi Dal Po/Ki Ha Myung dan Yoon Yoo Rae untuk YGN. Dimulailah perjalanan dan perjuangan mereka sebagai reporter baru dalam mencari berita dan kebenaran sesuai dengan visi masing-masing.


Woow… Film ini mampu mengaduk-aduk emosi dari pertama sampai akhir. Plot ceritanya sangat dinamis. Sepertinya penulis drama Pinocchio tau benar bagaimana menciptakan intrik-intrik yang aktif sehingga mampu membuat pemirsa terus duduk dan bertanya-tanya apalagi yang akan terjadi selanjutnya. Melalui drama ini, gw mengetahui bahwa dunia reporter tidak segampang yang dikira *haha… malah merupakan tugas berat. Mereka tidak hanya sekedar melaporkan berita namun juga harus ready 24/7 untuk mendedikasikan dirinya terhadap sebuah kasus dan berani memberitakannya walaupun itu menyangkut isu kritis yang membahayakan.

korean-drama-pinocchio-lee-jong-suk-backpak-couronn-wannabk-main 1556

Karakter Choi Dal Po / Ki Ha Myung sangat kuat justru ketika ia bekerja sebagai reporter. Bagaimana ia sebenarnya terjepit diantara kebenciannya terhadap dunia media dan profesionalitasnya sebagai reporter. Menurut gw, keren banget ketika Ha Myung justru memutuskan untuk terjun ke dunia media yang selama ini dibencinya setengah mati dan menggunakannya sebagai sarana untuk membersihkan nama ayahnya untuk kasus yang terjadi 14 tahun yang lalu. Kehidupannya terbilang sangat kompleks dan rumit dengan perasaannya terhadap In Ha yang merupakan anak Song Cha Ok, orang yang dianggapnya paling bertanggung jawab atas kehancuran keluarganya. Ha Myung terjepit antara perasaan cintanya terhadap In Ha yang notabene adalah anak dari Song Cha Ok, reporter yang menyebabkan keluarganya hancur. Disisi lain ia harus memilih antara hidup tenang dengan identitas Choi Dal Po bersama In Ha dan mengabaikan fakta dirinya sebagai Ki Ha Myung ataukah memilih sisi yang sama dengan kakaknya membersihkan nama Ki Ho Sang, ayahnya melalui profesionalitasnya sebagai reporter dan menghancurkan karir Song Cha Ok.

Dalam film ini, melalui sosok Ha Myung, gw belajar bahwa menjadi reporter bukan pekerjaan sekedar meliput dan melaporkan berita, namun lebih kepada bagaimana kita menjawab kehausan pemirsa terhadap kebenaran yang ada dibalik suatu kasus walaupun kebenaran tersebut mungkin lebih menyakitkan daripada kebohongan. Seperti pada saat ia memutuskan untuk melaporkan kasus Ki Jae Myung, kakaknya, yang dianggap sebagai pahlawan nasional namun kenyataannya ia membunuh 3 orang yang menjadi dalang dalam kebakaran yang menewaskan Ayahnya. Kepedihan dan sakit yang dialami Ha Myung ketika berjuang dengan hati nuraninya saat itu sampai bisa gw rasakan. Ia memutuskan untuk melaporkan kakaknya dan meliputnya disaat banyak orang beranggapan dia adalah seorang yang tega dan berhati dingin. Ha Myung pun meninggalkan keluarga angkatnya dan hidup seorang diri karena rasa bersalah terhadap kakaknya.

pinocchio_masthead_abc4c6

Choi In Ha, dilain pihak yang juga berjuang mencapai mimpinya sebagai reporter walau dibatasi oleh sindrom Pinocchio, sangat kecewa ketika mengetahui bahwa ibu yang selama ini diidolakannya ternyata berbeda dengan apa yang dibayangkannya. Song Cha Ok adalah orang yang berhati dingin dan menghalalkan segala cara untuk keberhasilannya semata. Ibunya bahkan memanfaatkan sindrom Pinocchio untuk keperluan publikasi MSC, dia pun menerimanya karena saat itu dia pengangguran dan ingin membuktikan bahwa dirinya sanggup. In ha semakin terluka ketika mengetahui bahwa ibunya lah yang menyebabkan hidup keluarga Ha Myung hancur berantakan. Dia berusaha untuk mengambil tanggung jawab tersebut dan menebus ketika terjadi kasus yang serupa dengan yang terjadi 14 tahun lalu. Dia pun rela menjadi “pengkhianat” bagi MSC dan menyerahkan bukti SMS – antara Song Cha Ok dan ketua Park Ro Sa yang membuktikan bahwa kasus kematian Ki Ho Sang adalah rekayasa semata yang sengaja dilebih-lebihkan untuk menutupi dalang yang sebenarnya – kepada Ha Myung untuk dilaporkan kepada dunia. In Ha rela kehilangan pekerjaan, teman, bahkan masa depannya untuk menebus kesalahan ibunya dan perasaan cintanya kepada Ha Myung. Namun, akhirnya Ha Myung – yang sempat tergoda – memutuskan untuk tidak menggunakannya dan memilih untuk membalas dendam dengan cara lain karena Ha myung akhirnya sadar bahwa dengan membuat In Ha menjadi pengkhianat berarti dia juga menjadi sama seperti Song Cha Ok, menghancurkan hidup orang lain demi ambisi diri sendiri.

nu pinocchio19-00063

Disisi lain, ada Seo Bum Jo, anak dari ketua Park Ro Sa yang hidupnya bergelimang harta yang bergelut dengan kenyataan bahwa Ibunya juga tak seperti yang dia bayangkan sebelumnya. Tunbuh di keluarga kaya tak membuat dia menjadi pribadi yang sombong, hanya saja Ia mengenal ibunya sebagai ibu terbaik dan termanis. Seo Bum Jo akhirnya merasa curiga dan mulai menggali kebenaran mengenai keterkaitan ibunya dalam kasus yang terjadi. Betapa kagetnya dia ternyata sosok ibunya adalah wanita yang egois dan kejam, rela melakukan apapun demi bisnisnya.

Melalui SMS yang selama ini dikirimkan In Ha ke no. ponsel lama ibunya Ia mengenal sosok In Ha. In Ha yang selalu rajin mengirim SMS ke ibunya selama 13 tahun tidak menyadari bahwa selama ini yang menerimanya adalah Seo Bum Jo (karena HP ibunya tertinggal di rumah Seo Bum Jo). Karena SMS yang dikirimkan In Ha, Seo Bum Jo akhirnya jatuh hati padanya dan berusaha mengejarnya. Bersama In Ha (melalui koneksi ibunya), dia menjadi reporter MSC sampai akhirnya ia mengetahui bahwa ada yang disembunyikan Ibunya dan kasus ledakan gudang yang sedang terjadi.

pinocchio14-00089

Song Cha Ok, reporter yang terkenal berhati dingin dan menghalalkan segala cara demi meningkatkan rating berita yang dibawakannya. Jin Kyung, berhasil memberikan kesan antagoonis kuat pada peran Song Cha Ok. Kekerasan wajah, keangkuhan dan kedinginan sikapnya baik sebagai reporter maupun manajer mampu membuat orang yang melihat otomatis membencinya. Namun diakhir cerita, Song Cha Ok akhirnya menyadari hati nuraninya sebagai ibu dan reporter dan berbalik mengumpankan dirinya untuk menguak kebenaran yang ada.

Terjadinya kasus ledakan gudang yang menewaskan 17 orang pada tahun 2014 sangat mirip dengan kejadian yang terjadi pada 14 tahun silam. Kasus ini pun akhirnya melibatkan teman SMU mereka, An Chan Soo, yang dipersalahkan karena liputan dari Song Cha Ok. Karena kemiripannya dengan kasus Ki Ho Sang, Ha Myung bertekad untuk membongkar kasus ini sampai akar-akarnya. Dibantu In Ha dan lainnya, mereka menyelidiki masalah ini hingga akhirnya berujung pada penemuan SMS antara Song Cha Ok dan ketua Park Ro Sa di salah satu HP lama Song Cha Ok yang disimpan In Ha.

Fakta bahwa HP reporter Song Cha Ok pernah tertinggal dirumah Park Ro Sa pada akhirnya menimbulkan pertanyaan besar yang ternyata bersangkutan dengan kasus Ki Ho Sang 14tahun yang lalu. Akhirnya satu demi satu fakta terkuak dan ternyata dibalik itu semua, tersimpan rahasia besar mengejutkan yang menyebabkan banyak pihak semakin terluka.

Song Cha Ok pun akhirnya menyadari hati nuraninya baik sebagai ibu maupun sebagai reporter. Dia pun akhirnya mengakui dan memutuskan untuk membantu Ha Myung dan In Ha untuk menguak kebenaran yang terjadi pada kasus ini maupun kasus 14 tahun silam.

04-pinocchio-episode-06-lee-yoo-bi-korean-drama-fashion

Film ini mengajarkan bahwa bagaimana dunia media bisa menjadi baik maupun kejam disaat bersamaan. Dunia media berhubungan dengan masyarakat, ngeri bagaimana berita yang disampaikan bisa menggerakan massa untuk berbuat sesuai yang dikehendaki demi kepentingan-kepentingan pihak tertentu. Seorang reporter harus siap mempertanyakan apakah kepentingan karier ataukah hati nurani yang berbicara ketika mereka menyelidiki atau menyampaikan sebuah berita. Tentu saja yang namanya drama ga akan lengkap tanpa sentuhan percintaan dan adegan romantis. banyak adegan-adegan manis antara Choi Dal Po dan Choi In Ha, serta kelucuan yang ditimbulkan hubungan antara Ayah In Ha dan In Ha..

capture juvfqm

Gw suka film ini karena film ini ga hanya melulu menceritakan romantisme percintaan namun juga menceritakan nilai hidup seorang reporter yang bisa mempengaruhi hidup orang lain. Film iini berisi banyak quotes atau kata-kata yang sangat dalam maknanya.

Beberapa quotes yang gw suka:

“The truth is ten times more comforting than a lie”

-Ki Ha Myung-

Sejak insiden kematian ayahnya, Ha Myung hidup dalam kebohongan. Karena ia masih kecil, Ibu dan kakaknya selalu berjanji dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Namun somehow Ha Myung melihat bahwa itu semuanya tidak benar. Setelah hidup bersama ayah angkatnya, ia pun berbohong tentang identitasnya, ia menganggap dirinya sebagai Choi Dal Po. Karenanya, bertemu In Ha dengan sindrom Pinocchio nya membuatnya lega karena In Ha tidak bisa berbohong. Ha Myung merasa walau menyakitkan, kebenaran masih tetap lebih baik daripada kebohongan.

“Broadcasting can kill an innocent person with just one statement, so how would I even dare to think of it as a joke?” – Choi Dal Po-

“Pinocchio and reporters should’ve known that people always believe their words, therefore they should have known that their words are scarier than any other person’s words. They should have been cautious, more cautious!” -Choi Dal Po-

Kalimat ini diucapkan ketika Choi Dal Po dan In Ha sedang menhadapi tes terakhir dari pihak YGN, dimana mereka harus memberikan pendapat mereka seputar dari berita yang diputarkan sebagai bahan tes, yaitu insiden Ki Ho Sang 14 tahun lalu. Gw suka banget quotes ini karena mengena banget. Dunia media dan broadcasting bukanlah main-main. Pernyataan yang kita keluarkan bisa berdampak besar terhadap kehidupan orang. Bisa meningkatkan hidup atau menghancurkan reputasi/hidup seseorang.

“The truth trapped in a wall of lies may look still and peaceful like the calm waters. But without anyone even being aware of it, the truth found the tiniest crack in the wall & started leaking out toward the world” -Choi Dal Po-

Quotes ini dikatakan Dal Po/Ha Myung ketika ia mencurigai bahwa kakaknya Jae Myung terlibat dalam pembunuhan. Dal Po dihadapkan pada pilihan tetap sebagai Choi Dal Po dan hidup tenang bersama In Ha ataukah memilih Ki Jae Myung, dan itu berarti ia harus membuang keluarga angkatnya dan In Ha untuk membalas dendam kepada Song Cha Ok demi kakaknya dan membersihkan nama Ayahnya.

“Your handsome face, your smart brain. Don’t need to keep them hidden anymore. It’s okay for you to live your life out in the open, however you want.” -Grandpa-

Gw suka banget sama ayah angkat Dal Po karena dia bijak banget. Dia juga yang peduli sama Ha Myung. Ketika dia ingat kembali, dia sadar bahwa sebenarnya Dal Po juga banyak berkorban buatnya, dan ia ingin Dal Po menjalani hidup seperti yang ia inginkan apapun itu.

“The person who led me down the path of becoming a reporter may not have been In Ha, but in actuality it may have been you, Father” -Choi Dal Po-

Quotes ini dikatakan Ha Myung saat ia menyadari bahwa kemungkinan jalan hidup menjadi reporter karena dituntun oleh kasus ayahnya bukan karena In Ha, seperti yang ia bayangkan sebelumnya.

 “News stories are often compared to an onion. Because as more layers (called the truth) are peeled off, more new truths are revealed. Upon deeper digging and further investigating as you would peel an onion, we were able to find out the ultimate truth of the story.” –Song Cha Ok

Pada dasanya Song Cha Ok adalah seorang reporter hebat, Hal ini terbukti dari quotes yang dikatakannya. Dan Memang benar, kebenaran dalam sebuah kasus adalah seperti bawang, semakin digali dan dibuka, maka banyak lapisan kebenaran yang terkuak sampai akhirnya akan sampai pada dasarnya ditemukan sumber kebenaran itu sendiri berada dilapisan terdalam.

– Being a Reporter without a heart is like being a murder because words sometimes can kill cruelly more than a knife ~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s