BOOKS

GREY SUNFLOWER: “Happiness is sweeter in the right time and with the right man..”

wpid-re_buku_picture_88357

Pengarang : Ruth Priscilia Angelina |  Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama, Maret 2015 | Halaman : 248 halaman | Genre: Romance, drama, fiksi | Rating : 9 *worth to read*

Louise, gadis pecinta bunga matahari yang memendam rasa cinta terhadap Davin sejak kelas 4 SD sampai 3 SMU. Kenyataan bahwa davin mengidap sakit keras dan hidupnya tak lama lagi membuat Louise hancur. Beruntung ada Gerard yang hadir menemani dan mendukung hari-harinya dikala suka dan duka. Namun ketika Davin, cinta pertamanya meninggal, Louise memilih untuk membuka lembaran baru di Belanda sekaligus fokus melanjutkan studi. Namun, takdir mempertemukannya dengan Ben, saudara kembar Davin. Louise mengira Ben adalah orang yang dimaksud Davin sebagai “pengganti”nya. Louise akhirnya berpacaran dengan Ben namun Louise tak mampu membohongi perasaannya bahwa ia masih tak bisa melepaskan Davin dalam hatinya. Selain itu, bayang-bayang Gerard terus menghantuinya. Pertemuannya dengan Gerard kembali di Belanda membuat hubungannya dengan Ben semakin rumit. Gerard yang masih menyimpan Louise dalam hatinya berusaha melupakannya dengan menyibukkan diri bekerja. Pada akhirnya Gerard sakit keras. Di saat itulah, Louise harus memilih siapakah yang akan menjadi “bunga matahari” nya, Gerard ataukah Ben?

Novel kedua dari Ruth Priscilia Angelina ini dengan suksesnya mengaduk-aduk emosi gw.. Kembali dengan tema yang sedikit lebih ceria namun Ruth tetap menyisipkan ciri khas “sedih” dalam novelnya. Disajikan dengan alur cerita yang lebih mudah dimengerti daripada novel pertamanya “Forever Monday”, Grey Sunflower lebih memberikan sentuhan romans yang kental.

Louise merupakan sosok gadis yang ceria dan pemalu. Ia menyimpan perasaan cinta kepada davin selama 10 tahun!!! Bayangin 10 tahun bokk!!! kayanya gw ga bakal kuat deh nahan perasaan selama itu, apalagi kalo ada cowok lain secakep Seo In Guk muncul gitu(Oh my, lebay!). Tipikal cewek setia yang puas dengan hanya memandagi cowok yang disukai. Berharap lebih namun tak punya keberanian untuk maju. Bisa gw bayangin betapa ga relanya Louise ketika harus berpisah saat SMU berakhir namun apa mau dikata…

Fase kehidupan Louise berlanjut dengan kehadiran Gerard. Menurut gw, Gerard merupakan sosok cowok ideal.. Kurang apa coba, ganteng iya, kaya iya, romantic iya, lucu iya, kompak iya… semuanya oke punya, ya kan?! Walaupun perkenalan dengan Gerard dimulai dengan cara yang tak biasa dan pertengkaran namun gw berpendapat Louise sebenarnya juga ada rasa terhadap Gerard hanya saja belum sepenuhnya menyadari. Gw salut dengan karakter Gerard, bisa dibilang Gerard sosok yang sangat dewasa… disaat ia megutarakan perasaannya, ia berhadapan dengan kenyataan Davin, cinta pertama Louise sakit keras. Ia pun merelakan seluruh perhatian Louise tercurah hanya pada Davin. Sampai dengan kematian Davin pun merenggut kehadiran Louise dari sisinya. Ga hanya berhenti disitu, Gerard pun menyusul Louise ke Belanda. Namun, ternyata disana ia mengetahui bahwa Louise berpacaran dengan Ben. Namun dengan setia mendukungnya. Tipikal cowok kaya gini sebenarnya langka banget ditemukan di dunia nyata. Baginya, Hidupnya hanya berputar sekitaran Louise.

Gw jujur sedih sekaligus terharu melihat pengorbanan Gerard… Semua yang dilakukan Gerard sudah jelas melambangkan besarnya cintanya pada Louise. Menurut gw, Louise ini terjebak dalam masa lalu dan cinta pertamanya sampai ga bisa melihat kehadiran orang lain yang sangat mencintainya, Ben dan Gerard. Karakter Ben disini sangat berbeda dengan karakter Davin, namun sebagai layaknya saudara kembar mereka sama-sama mencintai Louise. Namun, Ben menyadari bahwa ia tidak akan bisa membahagiakan Louise dengan hanya mencintainya. Ben belajar bahwa mencintai terkadang tidak harus memiliki. Terkadang melepaskan untuk melihatnya lebih bahagia merupakan cinta yang terbesar.

Ada pepatah “kamu tak akan menyadari sesuatu yang berharga sebelum kamu kehilangannya” Itu juga yang dialami Louise. Sampai akhirnya Louise menyadarinya dan dihadapkan pada pilihan sulit dan pada saat itulah sebuah kebenaran baru terkuak….

Kebahagiaan akan datang pada waktunya dan dengan orang yang tepat. Hati tidak pernah berbohong ketika kita diperhadapkan dengan pilihan yang menyangkut perasaan… Akhir cerita novel ini sedih, mengharukan namun bahagia… Worth to Read!!

~ Happiness is never to far.. all you need to do is waiting and listen to your heart…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s